Selasa, 17 Agustus 2010

Pemerintah Diminta Fokus Dalam Pengawasan Tambang Rakyat


Media Alkhairaat
Selasa 17 Agustus 2010

Pemerintah Diminta Fokus Dalam Pengawasan Tambang Rakyat

PALU-Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi Sulteng), menilai pemerintah harus fokus terhadap penanganan dan pengawasan perluasan tambang rakyat yang selama ini syarat dengan konflik di wilayah pertambangan rakyat.

“Pemerintah harus lebih meningkatkan peran pemerintah ditingkatan Kelurahan/Desa untuk mengatur dan mengawasi wilayah pertambangan rakyat tersebut sebelum peraturan yang baku dibuat sehingga bisa meminimalisir masalah yang selama ini sering memancing konflik antar masyarakat, dan alasan lama pemerintah tentang persoalan dana operasional sehingga dalam penegagkan peraturanya, pemerintah tidak lagi menggunakan biaya dan tenaga ekstra untuk menjalankan peraturan tersebut. ’kata Gifvents Lasimpo Kepala Divisi Advokasi Dan Kampanye Walhi Sulteng Senin(16/08/10).

Menurut Gifvents, Selama ini pemerintah terkesan tidak serius dalam menangani persoalan tambang rakyat sehingga tidak sedikit masalah yang muncul dan banyak merugikan masyarakat. Selain itu sebaran pertambangan rakyat yang ada dari Palu Timur sampai Palu Utara banyak yang beropersai dekat dengan pemukiman warga yang kemudian meresahkan sebagian masyarakat yang berada dihilir usaha tersebut, karena takut akan dampak limbah yang kemudian mencemari sumber mata air yang selama ini mereka konsumsi nantinya.

Dia juga menambahkan, Pemerintah melalui dinas terkait harusnya lebih cekatan dalam melihat situasi dilapangan dan menyuplai informasi ke masyarakat dalam pengelolaan pertambangan yang lebih arif dan adil sehingga pemerintah tidak lagi terkesan diam dalam menangani masalah ini.

“Pemerintah harus lebih meningkatkan kinerjanya sebagai pelayan publik sehingga terciptanya hubungan yang baik antara pemerintah dengan masyarakat“ujarnya.

Tidak ada komentar: